My Little Angel

My Little Angel

Wednesday, October 10, 2007

Menghitung Hari :)

Sekarang ini Vie dan Hie lagi sibuk mempersiapkan semua keperluan untuk merit. Karena terlalu capek ehhh Hie malah jatuh sakit :( untung aja dah mau libur Idul Fitri jadinya lebih mendingan dia masih sempat untuk istirahat. Mungkin karena capek dan kurang minum air jadinya badan kita kurang fit. Vie aja dari senin kemarin tiba" sakit perut trus selasanya ehhh malah mencret arrr :( tapi hari ini dah OK kok cuman badan sedikit pegal aja...

Sekarang kita lagi menghitung hari nih hehe... maklumlah hari pernikahan kita kan dah mau sampai hitung pake jari tangan masih bisa. Lumayan deg degan juga hehe... Temans juga bantu doa ya semoga semuanya berjalan lancar" aja.

Mungkin kita mau cuti dulu untuk tidak mengisi blog ini sampe pernikahan kita beres. Jadi temans harap maklum ya dan menunggu kabar baik yaitu kabar pernikahan kita di blog ini.
Tak lupa Hie & Vie juga mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri" untuk temans yang merayakannya. Semoga kita semua diberikan berkah oleh Tuhan Yang Maha Esa... Amin. C.U. Friends.... :)

Friday, October 5, 2007

Melelahkan tetapi membawa hikmah

Kemarin Vie cuti 1/2 hari karena masih banyak undangan yang harus dibagikan. Ada sebagian undangan yang tidak bisa dibagikan malam hari. Vie mengerti karena setelah bekerja seharian malam hari merupakan waktu dimana untuk berkumpul dengan keluarga. Jadi Vie luangkan waktu untuk membagi undangan di pagi hari. Rute kemarin lumayan panjang dimulai dari Jl. Sutrisno sampai ke Jl. Sekip dan lanjut ke Taman Polonia. Padahal kemarin sangat panas dan matahari sangat terik tapi Vie dan Hie tetap melanjutkan perjalanan.

Dalam hati Vie berkata setiap hal memang perlu pengorbanan walaupun sedikit capek tapi apa yang kita kerjakan dan kita korbankan akan membawa hasil yang memuaskan dan menjadi suatu kenangan yang tak terlupakan. Jadinya kita merasa apa yang kita kerjakan lebih berarti dan ngak sia", betul ngak ??? Cia You Cia You....

Apalagi kemarin malam kita ada kelas seperti biasa setiap kamis. Kali ini Pandita kita lagi pulang ke Taiwan. Walaupun begitu masih juga banyak umat yang semangat datang mendengarkan ceramah dari Lim Thang Cu Cen Li. Kita pun semangat mendengarkannya karena dalam ceramah sesekali ada obrolan lucu dan sedikit cerita yang mendidik. Setelah kelas bubar Vie dan Hie harus mengantar umat yang rumahnya sekitar Kampung Baru untuk pulang. Balik sampe Vihara dah lumayan malam langsung aja kita pulang ke rumah. Walaupun lelah tapi terasa berarti, kenapa??? Setidaknya setiap beramal kita ngak perlu ada duit baru bole dibilang beramal tapi dengan tenaga kita untuk mengantar para umat itu juga disebut dengan BERAMAL :)

Hari ini ngak ada acara bagi undangan karena Vie siap ngajar balet dah jam 7 malam, tadi pagi Vie baru bilang ama Hie ntar hari ini kita off bagi undangan ya... Karena setiap bangun pagi badan terasa sakit kek orang dah tua banget padahal Vie kan belum tua masih umur 17-an lagi hehe ;p Ok deh sampai disini dulu ya... Semoga setiap hal yang kita lakukan dapat berguna bagi kita dan orang lain... C.U....

Wednesday, October 3, 2007

Menuju kedewasaan (Posting dari Hie)

Terhitung sudah sebulan ini aku dan vie begitu sibuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk pesta wedding kami. Dan sudah sebulan ini juga hampir setiap malamnya aku dan vie baru bisa tidur diatas jam 00.00. Bahkan terkadang baru tidur pada pukul 01.00. Benar-benar hari yang sungguh melelahkan.

Sepulang dari kerja, vie masih harus masak. Terkadang kalo emak sudah masak maka vie bisa ada sedikit waktu untuk istirahat. Terkadang kalo aku belum selesai mengajar maka vie dahulu mandi dan menunggu hingga aku selesai bekerja. Setelah makan maka kegiatan mengantar undangan dimulai. Walau gerimis, tak ada kata berhenti.

Saat tiba di rumah, walau badan terasa lelah dan mata telah mengantuk. Kami berdua masih juga harus menulis undangan untuk rute esok harinya. Lebih sering vie yang melanjutkan pekerjaan ini. Karena aku sudah terlalu lelah sehingga lebih sering aku hanya menemaninya sambil tiduran.

Namun selama membagi undangan itu ternyata ada banyak hal yang bisa kita jumpai dan ambil hikmahnya. Sebagai contoh pada tanggal 29 September (Sabtu) aku,vie dan kükü berkeliling mengantar undangan hingga malam hari. Yang pada pagi harinya diisi dengan kegiatan ke Yamano untuk mencari baju pesta yang cocok buat emak. Setelah itu menjemput kükü. Kemudian mobil meluncur ke sunggal, binjai. Ada satu tempat yang kita tuju namun batal mengantar undangan, yang dikarenakan vie lupa mengambil undangannya. Maklum aja karena terlalu banyak yang harus vie ingat, jadinya ada yang terlupakan. Akhirnya undangan itu baru diantar keesokan harinya. Makan siang di rumah makan vegetarian Meranti membuat perut yang telah lama bernyanyi tenang sejenak.

Hari Minggu (30 September) perjalanan dimulai dari pagi hari. Setelah emak selesai membuat bekal untuk kita bertiga, perjalanan menuju ke Tandem (lewat Binjai) dimulai. 1 jam 30 menit perjalanan membuat pantatku pegal juga. Ketika tiba kami bertiga disambut sama sodara-sodare yang uda bertahun-tahun tak bersuo. 3 orang sepupu ku yang umurnya tak beda jauh dari ku sedang bermain bersama 3 orang anak mereka masing-masing.

Aku tersenyum saat mereka menertawakan ku. Katanya ahi tak pernah berubah, tetap imut dan caem. (Haha… kata2 yang terakhir aku tambah sendiri ;p) Sepanjang perjalanan pulang tak ada tempat berhenti untuk makan siang. Akhirnya makan siang dilakukan di dalam mobil yang sedang berjalan menuju ke arah Belawan. Vie yang duduk disamping, sesekali menyuapi pak supir yang sedang konsentrasi dengan kemudinya. Sedangkan emak dibelakang sibuk dengan lemangnya (takut gak laku, jadinya ditelan sendiri ^_^)

Rasa lelah dan letih hilang disaat mobil melaju di jalan yang lurus dengan pemandangan di kiri kanan jalan adalah sawah yang terbentang luas. Hati dan pikiran yang kusut, seketika lurus kembali.

Sepanjang perjalanan itu aku terus berpikir. Hari-hari belakangan ini memang terasa begitu melelahkan. Tak ada orang yang bisa membantu untuk memikul tanggung jawab dan pekerjaan ini. Namun sesaat aku juga sadar, ini adalah sebuah proses menuju kedewasaan. Bila aku dan vie bisa melewati hari-hari lelah ini maka dengan sendirinya kedewasaan kami meningkat setingkat lagi.

Sambil tersenyum aku menatap jauh ke depan jalan. Tanganku memegang erat kemudi. Sesekali aku menatap ke kiri dan kanan jalan. Terima kasih Tuhan, karena aku punya 2 orang wanita hebat dan perkasa bak “Wonder Woman” yang senantiasa setia menemaniku untuk lelah & letih pada hari ini…

Friday, September 21, 2007

Posting Hie nech...

Puji Tuhan, akhirnya ada waktu juga untuk buat sebuah posting. hehehe...
Hie cuma bilang kalo selama 6 tahun lebih mengenal Vie sudah membuat beberapa cerita (buku,novel,cerpen,dll) untuk Vie baca. berhubung sebentar lagi mau "merrit" maka Hie ada siapin sebuah cerita yang bagus buat Vie. Isinya tentang persahabatan, perpisahan, duka yang mendalam, jatuh cinta, dilema dan akhir yang bahagia. Buat kamu yang sering nongkrong di blog ini juga boleh loh baca cerita itu. Atau kamu kepingin dapat bukunya? Gampang aja, minta aja undangan sama Vie trus datang deh ke pesta pernikahan kita. Dijamin dapet dech... tapi mesti buruan loh. Stok terbatas! Karena edisi spesial jadinya dicetak terbatas. haha... macam betul aja...
Ini sedikit bocoran cerita dari buku yang sedang dalam proses pengerjakan (kejar terbit)
.... Setelah 5 menit penjelasan yang membinggungkan, Archie kembali ke mejanya. Ada yang sedang dipikirkannya. Entah apa itu, tapi yang pasti sangat membuatnya terganggu.Tanpa disadari oleh Archie, ada sepasang mata yang sedang memandanginya. Mata itu menatap penuh arti. Seakan ingin berjalan kesana dan memeluk Archie. Mata itu dulu pernah menangis untuk Archie. Mata itu juga pernah membuat Archie menuliskan sebuah puisi cinta untuk memuji keindahannya.
Sesaat kemudian mata itu berbalik menatap pria lain yang ada disamping Archie, sang arjuna – Rudi. Mata Miko dan Rudi bertemu sesaat. Sepertinya Rudi mengerti tatapan Miko pada Archie tadi. Miko segera mengalihkan perhatiannya pada setumpuk kertas-kertas di mejanya.
“ Antonius sedang di kamar ICU…” belum sempat selesai kata-kata itu meluncur dari mulut sang suster, Olivia sudah berlari keluar dari kamar itu dan menangis keras disepanjang lorong menuju ke ruangan ICU.

Olivia kini duduk di depan kamar ICU, seorang diri. Tak diperkenankan untuk masuk, karena bukan sedang jam jenguk. Air mata terus saja mengalir. Dalam hatinya terus saja menyalahkan diri sendiri karena terlalu telat datang. Juga terus saja memanjatkan doa untuk orang yang disayanginya itu.

Tuhan, dengarkan doa hamba Mu ini
Yang dipanjatkan dengan ketulusan hati
Meminta kemurahan hati Mu
Memohon keajaiban dari sentuhan tangan Mu…

Beri dirinya waktu lagi,
Agar bisa kami lewati 100 bulan purnama lagi…
Beri padanya sebuah kesempatan lagi,
Agar kami warnai hidupnya dengan pelangi

Berilah padanya sebuah kesembuhan
Berilah sebuah kesempatan lagi…

Ku berlutut pasrah di hadapan Mu
Dengarkanlah doa ku ini, Ya Tuhan…
Penasaran ingin baca kelanjutannya? sabar ya... Vie aja belum dikasih baca. hehehe...
Oh ya, sebelum lupa nech. Hie mo sapa Ci Aling dan Ci Devi. Salam kangen ya... Hie doain semoga anak dan suami selalu dalam keadaan sehat.
Sekian dan terima kasih... MERDEKA! ^_*

Monday, August 20, 2007

Sang Le (Pinangan), Ultah Ibu Diana & Belajar Memasak

Sang Le (Pinangan)


Seperti biasanya setiap mendekati hari H pernikahan pasti diadakan acara pinangan. Tapi pinangan ini kita adakan lebih cepat berhubung Emak Vie dah mau berangkat ke Paris awal bulan September. Jadinya kita ambil tgl 13 Agustus 2007 sebagai hari yang bagus untuk meminang hehe.... :) Pinangan kita ini bisa dibilang sangat sederhana biasanya setiap meminang harus mengikuti adat yang diturunkan orang zaman kuno harus melihat berasal dari suku apa. Tapi karena Hie & Vie suka yang simpel jadinya semuanya lebih gampang.

Barang untuk meminang ini diserahkan Emak Hie ke temans yang mewakili pihak pria untuk mengantar barang pinangan ke pihak perempuan. Temans yang mewakili adalah Ie Ie Yin Yin & Acu Ie. Trus sampe di tempat Vie, disambut oleh Emak Vie. Tak lupa Ik Huan Ie (Salah seorang teman Emak Vie) juga datang membantu dalam acara pinangan ini & memberikan sedikit masukan kepada kita yang belum berpengalaman. hehe... Thanks banget ya untuk para Ie Ie yang dah membantu kita dalam acara pinangan ini :)

Tidak lupa Vie perlihatkan Tua Huat (Kue Bolu Besar) yang diberikan Pihak Perempuan kepada Pihak Pria sebagai tanda supaya Pihak Pria yang menerima Tua Huat tersebut selalu mendapat rezeki :) Semoga aja benar ya... Amin.


Selamat Ulang Tahun Ibu Diana

Ibu Diana ini adalah guru SMP Hie
hehe bagus juga sampe sekarang masih ingat jasa guru. Memang guru itu jasanya sepanjang masa alias tahan lama mbok.... Karena dah lama ngak ketemu maka Hie & temans berencana merayakan ultah untuk Ibu Diana yang ke-56 yang jatuh pada tgl 14 Agustus 2007 kemarin. Ibu Diana senang banget sampe ketawa terus. Setelah bercerita & melahap makanan yang disediakan muridnya, kita pun berangkat ke Rumah Sakit Putri Hijau untuk menjenguk Ibu Chairina. Ibu Chairina adalah Guru SMA Hie. Sebenarnya Ibu Chairina juga seharusnya hadir pada acara ultah Ibu Diana tapi berhubung beliau kurang sehat dan harus dirawat dirumah sakit maka giliran murid-muridnya yang pergi menjenguknya.
Dari sini kita harus tahu bahwa walaupun kita sudah menyelesaikan sekolah bukan dengan begitu saja melupakan Guru-Guru yang telah mendidik kita sampe menjadi orang yang berguna & terpelajar, tetapi harus selalu mengenang jasanya. Betul ngak???

Yuk Belajar Memasak ...

Untuk minggu ini tgl 19 Agustus 2007 kita sebagai muda-I selain ada kelas juga ada kegiatan juga lho. Kali ini kegiatannya adalah yang wanita belajar memasak sedangkan yang pria belajar main gitar dan nyanyi. Kupikir bagus juga kegiatan seperti ini bisa meningkatkan kreativitas para muda-i Vihara kita bahwa kalau kita ke Vihara bukan hanya untuk sembahyang aja. Tapi juga bisa banyak belajar. Untuk kali ini Vie adakan belajar memasak Spagethi ala Vie :) Lumayan menggiurkan sih sampe semuanya memakannya dengan lahap. Resepnya pun ngak susah hanya diperlukan Spagethi, wortel, jagung, buncis, keju kraft. Vie juga mengenalkan kepada mereka gimana buat cemilan sederhana dari rumput laut atau Ci Chai hehe.... Lihat aja hasilnya :

Thursday, August 16, 2007

Seminar Dharma

Setelah acara kedatangan Sesepuh, kita juga disibukkan dengan acara Seminar Dharma yang diadakan tanggal 21-22 Juli 2007 lalu di Hotel Sinabung, Brastagi. Dalam seminar Dharma ini kita bukan jadi peserta tetapi melayani peserta yang mengikuti Seminar. Seperti Seminar-seminar Dharma sebelumnya yang selalu dihadiri Pandita Lai & Para Penceramaah yang langsung didatangkan dari Kuala Lumpur, Malaysia. Dari Seminar Dharma ini kita bisa merasakan bahwa walaupun hanya mengikutinya selama 2 hari tetapi kita akan merasa bahwa 2 hari tersebut sangatlah berharga.


Beginilah suasana sebelum & sesudah para peserta datang keruangan. Kursi-kursi dan buku-buku yang telah disiapkan oleh bagian pelayanan. Walau tidak semua peserta yang hadir tetapi Seminar Dharma kali ini lumayan banyak peminatnya. 2 hari ini kita isi dengan mendengarkan ceramah, Wejangan para Dewa Buddha, dan foto bersama. Disela-sela itu juga diadakan acara permohonan dimana pada acara ini kita dapat memohon apa saja seperti : Kesehatan, keluarga harmonis, pekerjaan yang lancar, dll. Permohonan ini hanya untuk 1 orang dan hanya boleh memohon 1 permohonan saja. Bukan itu aja, setiap permohonan harus ada ikrarnya yaitu kita harus membawa 1 orang untuk mengikuti Seminar Dharma berikutnya.

Seperti kata salah seorang peserta yang juga dekat dengan Vie, sepulang dari Seminar Dharma tersebut Vie ada meneleponnya dan menanyakan bagaimana tanggapannya setelah ikut seminar Dharma ini, katanya "Dalam 2 hari ini saya bisa merasakan bahwa jiwa saya sangat tenang padahal sebelumnya belum pernah begitu". Begitulah kesaksian orang yang benar-benar meresapinya dan menghargainya. Kita yang sebagai pelayanan peserta aja merasa sangat beruntung dapat mengikuti Seminar Dharma ini. Walau harus bangun pagi-pagi dan berangkat ke Hotel Sinabung karena kita menginap di Villa Brastagi Highland.

Dihari pertama, setelah selesai acara kita saling membantu untuk membereskan ruangan, membersihkan & meletakkan buah-buahan ke piring sembahyang, mencuci kain, dan lain-lain yang untuk dipergunakan keesokan harinya. Tetapi berhubung keesokkan harinya tanggal 22 Juli Pandita Lai berulang tahun maka kita merencanakan untuk membuat kejutan untuknya sehari sebelumnya :) Sambil mengendap-gendap ke kamarnya.

Sedangkan Hie bersembunyi di lemari dengan memegang kue tar. Hehe... Lumayan lucu sih.... :) Padahal beliau lagi mandi tapi lucu banget sih beliau juga sangat terkejut ketika kita semua keluar menghampirinya dan mengucapkan Selamat Ulang Tahun. "SELAMAT ULANG TAHUN PANDITA LAI, SEMOGA SEHAT SELALU & JANGAN BOSAN UNTUK TERUS MEMBIMBING KITA".

Dihari kedua setelah selesai makan siang dan para peserta pun beristirahat Pandita Lai pun mulai mencari lokasi untuk foto keluarga hehe... Akhirnya dapat juga sih. Kata Pandita Lai kita harus cari yang ada ciri khasnya dengan Brastagi. Inilah hasil foto keluarga kita :


Setelah foto keluarga kita pun melanjutkan kelas lagi. Kelas pun berakhir pada jam 17.00 lewat. Kita pun tiba di Medan sekitar jam 21.30 gitu. Benar-benar suatu pengalaman yang tak terlupakan bagi kita semua... Kita mendoakan semoga aja untuk Seminar Dharma berikutnya semakin banyak pesertanya, semoga Vihara kita semakin berkembang. Cia You... Chong Chong Chong..... Sampai jumpa di Seminar Dharma berikutnya. Ciao....

Wednesday, July 18, 2007

Demam, Selamat Datang Sesepuh, Baju pernikahan untuk pengambilan Foto

Vie Demam

Sebenarnya cerita ini dah lewat. Tapi mesti diceritain, kenapa?? Karena seumur hidup Vie baru kali ini di infus hehe... Seminggu setelah Hie sembuh Vie pun juga ikut tumbang. Mungkin karena kecapekan pas waktu itu ada yang mau merit dan Vie dipercayakan untuk mengajar murid" untuk membawakan tarian di pesta pernikahannya dimulai dari prosesi jemput pengantin sampai tarian penghibur. Pas sabtunya tepatnya tanggal 23 Juni Vie ngajarnya dari Jam 11.00 siang sampe jam 18.00 sore, mungkin karena kecapekan jadinya minggunya Vie tumbang. Dah gitu karena sudah janji akan memberikan murid” latihan gladi resik untuk tarian pernikahan tersebut terpaksa Vie dalam keadaan demam harus melatih mereka. Pulangnya Vie dah demam berat badan panas kepala berat banget mungkin karena masuk angin juga. Karena dah demam tiga hari panasnya ngak turun juga terpaksa Vie harus cek darah untuk mengetahui apa sebabnya. Rupanya setelah cek trombosit Vie turun bahkan darah merah dan darah putih juga dah turun, jadi kata Dokter Vie harus di infus. Hari pertama di infus Vie ngak bisa tidur karena tangan yang di infus denyut terus rasanya sakit banget pas paginya denyutnya langsung berhenti. Setelah di infus selama 2 hari akhirnya infusnya pun dibuka juga dan Vie sehat dan punya selera makan kembali. Sakit kali ini memang perlu diingat terus karena dah segede ini Vie baru di infus hehe… :)

Selamat Datang Sesepuh …

Kemarin tepatnya tanggal 09 Juli 2007, Sesepuh Huang kita datang mengunjungi kita. Beliau datang jauh” dari Taiwan untuk mengunjungi & melihat apakah umatnya yang di Medan dalam keadaan baik” & sehat. Walaupun Beliau umurnya sudah 60 tahun lebih tetapi masih sangat sehat dan segar. Kunjungan Beliau kali ini adalah merupakan kunjungan ke-2 ke Medan dan di temani oleh Pimpinan Pandita kita atau disebut juga Ong Lin Tao, juga ditemani oleh 2 orang Pandita. Yang satu adalah Pandita Lai. Beliau lebih sering berada di Kuala Lumpur karena Beliau juga merupakan Pimpinan Pandita disana. Satu lagi adalah Pandita yang juga merupakan adik perempuan dari Pimpinan Pandita/Ong Lin Tao. Pandita ini orangnya sangat lembut & baik apalagi dalam penyampaian Tao semua orang sangat suka dan sangat mengerti Tao yang Beliau bawakan. Begitu juga dengan Vie hehe… She’s my Idol ;p

Disamping ini Vie hadirkan foto umat di Medan bersama dengan Sesepuh Huang, Ong Lin Tao, Para Pandita. Yang duduk di tengah dengan baju hitam adalah Sesepuh Huang. Pria dengan mengenakan kemeja biru adalah Pimpinan Pandita kita/Ong Lin Tao. Pria yang berada disampingnya adalah Pandita Lai. Dan Wanita yang memakai baju abu" disamping Sesepuh Huang adalah Pandita yang juga adik perempuan dari Pimpinan Pandita kita. Dan wanita yang ada disampingnya adalah Pandita Chiu, beliau adalah Pandita kami di Medan :)

Sesepuh Huang mengunjungi kita hanya 1 hari saja karena Beliau sangat sibuk harus mengunjungi banyak Negara. Walaupun Beliau sangat sibuk tetapi masih sempat mengunjungi kita hehe… Kita sangat beruntung. Xie Xie Chien Jen Che Pei... Hie & Vie mendoakan semoga Para Buddha selalu memberikan kesehatan untuk Beliau.

Tes baju pernikahan untuk Foto …

Berhubung 27 Juni kemarin Vie sakit jadi untuk tes baju pernikahan untuk foto diganti ke tgl 14 Juli. Karena Mama Vie lagi ke Pekan Baru jadinya Vie tes baju hanya bareng Hie :) Pertama Vie keluar pakai baju pengantin Hie langsung tersenyum lebar katanya baru kali ini dia lihat Vie pake baju pengantin jadinya dia senang banget hehe…

Hie pun jadi tukang foto pas Vie tes baju jadinya setelah tes kita bisa sortir baju apa yang cocok untuk Vie. Disamping ini hasil foto Hie, baju putih ini Vie pilih untuk Foto :) Untuk baju yang kita pilih tentunya aja kita juga matching kan dengan warna karena kalo foto kan yang terpenting adalah warna. Jadi Vie pilih yang warnanya colourfull juga. Akhirnya dapat juga baju yang Vie senang. Hie juga kasih pendapat ehhh malah pendapat kita sama hehe… Jadinya puas dengan hasil pilihan kita sendiri…

Hari pengambilan foto tanggal 17 Juli, pagi itu Vie jam 7.05 dah sampe Bridal untung Vie yang pertama sampe jadi periasnya juga bisa dengan santai merias Vie. Jam 9 gitu Hie baru datang facial trus rambutnya di tata rapi hehe… Trus kita ke atas untuk pengambilan foto gaun pengantin putih. Pas liat Hie keluar pake jas hitam dan kemeja putih, dalam hati Vie berkata Wow … wae chayank ane keren arrr akhirnya jadi pengantin pria :P Senang banget sih… Vie juga baru pertama lihat Hie begitu keren :)

Siap foto dah lumayan capek tapi hari itu juga Hie & Vie dapat kesempatan melihat hasil fotonya lumayan bagus apalagi yang baju putih Vie sangat suka hehe…. Ntar kalian tunggu aja hasilnya ya. Vie pasti akan hadirkan di blog ini. Thanks ya dah baca blog Vie… C.U…