My Little Angel

My Little Angel

Sunday, August 30, 2009

10 Months


Sekarang Ayoka dah berumur 10 bulan lho. Makin lucu n gemesin aja. Banyak hal yang dipelajarinya dengan cepat. Sekarang ini jatah makannya pun makin bertambah aja. Hmm... senangnya lihat dia sehat selalu. Temans, mau tau ngak apa aja yang dah Ayoka kuasai :
* Dah bisa naik tangga. Satu demi satu anak tangga dinaikinya dengan hati2.
* Suka sekali memperlihatkan tepuk tangan kepada kami. Jika kita bilang "HOREEE", Ayoka langsung tepuk tangan.
* Kita bilang Ca ci kok dah bisa buka n kepalkan tangannya.
* Asal nampak burung, ayam, kucing pasti ingin ditangkapnya. Hehe ... mirip mamanya yang penyayang binatang hehe ... Tapi kalo kecoak n tikus no way ya ...
* Makan bubur blender dah 3 kali sehari ditambah pure buah 1 kali.
Walau ngak kelihatan gemuk yang penting sehat n lincah. Semua orang senang banget lihat mukanya yang kadang2 bisa tersenyum n tertawa ma orang yang lagi memperhatikan dia.
Kalo pagi ampe sore, tidurnya bentar aja. Kalo malam, bangunnya pas lapar aja.
Terakhir kali pergi imunisasi pas umur 9 bulan. Kata Dokter tar dah umur 1 tahun baru datang imunisasi lagi sesuai jadwalnya. Kalo pas sakit ke Dokter, anak ini tau aja. Pas nampak dokternya pasti nanggis kecuali kalo lagi bobok.
Met' Ulbul yang ke-10 ya, Nak. Semoga jadi anak yang sehat, berbakti n selalu dengar nasehat ortu. We love u, Ayoka. Buddha Always Bless U. Muachhhh ....

Thursday, July 30, 2009

9 Months

Ayoka dah berumur 9 bulan lho. Makin banyak aja yang bisa dilakukan oleh dia. Mulai dari merangkak trus berdiri dengan memegang meja atau kursi yang akhirnya sebelah kakinya diangkat ke meja trus dengan otomatis dah sampelah Ayoka diatas meja. Kalo duduk dikursi makan, pasti aja sebentar dah berdiri ditambah dengan gayanya yang ngenjot2 sambil goyang pantat. Hehe ...

Sekarang Ayoka dah mulai makan bubur halus plus sayuran yang menyehatkan n tak lupa Vie juga sering buat pure buah pir biar ngak panas dalam. Pertama kali makan bubur halus sih agak lamaan gitu tapi sekarang dah kebiasaan. Pasti temans semua pada bertanya kenapa dah 9 bulan baru kasih makan bubur ? Begini Vie mempunyai seorang teman yang bersuamikan seorang Dokter. Dia menganjurkan Vie untuk kasih Ayoka makan makanan padat pada umur 9 bulan karena pada waktu 9 bulan pencernaan bayi barulah bisa bekerja dengan baik.

Temans sekalian ada lihat ngak apa beda wajah Ayoka ? Sekarang ini, wajah Ayoka dah seperti anak yang dah umur 1 tahun lho. Kadang kalo pas Vie mau foto dia ehh anak ini malah bisa bergaya sendiri. Tar besar ntah bisa jadi foto model ngak ya abis kalo difoto senang banget hehe ... Temans boleh liat gayanya di kedua gambar diatas ini. Lucu kan. Mama & Papa selalu mendoakan supaya kamu sehat selalu. Buddha memberkatimu, Nak. Muachhh ...

Wednesday, July 22, 2009

Journey to Samosir Island

Bertahun-tahun sudah menahan niat untuk menginjakkan kaki di kota Prapat dan Pulau Samosir. Namun akhirnya tgl 19,20 Juli yang lalu semua hasrat terpendam itu terlampiaskan semuanya. Rencana kita tidak melulu hanya untuk rekreasi semata. Karena terselip juga rencana untuk mengunjungi keluarga Vie (bibi) di Kota Tebing Tinggi.
Perjalanan dimulai pada tgl 19 Juli pukul 07.00 WIB. Pagi itu tumben Ayoka juga cepat bangun, bahkan jam belum menunjukkan jam 4 pagi Ayoka sudah bangun dan mengajak kita main. Busyet! Mata ngantuk banget. Setelah selesai menyusun barang ke dalam mobil, perjalanan akhirnya dimulai juga...
Oh ya, sebelumnya Hie mau jelasin kalo perjalanan kali ini kita bareng dengan beberapa orang teman, yaitu : Yenni, Li Chin, An Sun, Yong Yong, dan keluarga besar Ko Acua. Kita berangkat dengan 2 mobil, tapi tidak bareng. Perjalanan Medan-Prapat cuma ditempuh dalam waktu 3,5 jam karena kondisi jalan yang masih sepi. Mobil yang Hie bawa duluan tiba di pelabuhan Ajibata di Kota Prapat. Segera saja bertanya dimana lokasi pelabuhan. Kejadian konyol akibat salah bertanya membuat kami harus mutar-mutar di jalan menuju pelabuhan. Lebih konyol lagi adalah sederet mobil yang mengikuti di belakang kami juga mengikuti semua gerakan mutar-mutar kami. Pagi itu penduduk setempat menyaksikan tarian muter-muter dari 10-an mobil di tengah jalan. AMAZING! hahaha...
Mobil naik ke atas kapal feri sekitar pukul 13.00, dengan perjalanan di atas danau selama 1 jam. Tiba di Samosir, kita masih harus mencari hotel tempat kita akan menginap. Cuman ada satu petunjuk, yaitu : keluar dari pelabuhan belok kanan. Untung aja kejadian muter-muter tidak terjadi, karena kita sempat bertanya kepada penduduk setempat. Sepanjang perjalanan kita disuguhi pemandangan yang indah, hijau, perbukitan yang berderet dengan manisnya. Terbesit niat untuk camp disana. (next adventure lah...)
Setelah tiba di tempat kita menginap, bongkar barang, istirahat bentar. Tidak ada lagi makan siang, karena sudah dilakukan saat kita lagi di dalam feri. 1 jam kemudian rombongan keluarga Ko Acua pun tiba. Giliran mereka yang beristirahat sejenak. Habis tarik nafas, kita langsung tarik gas muter-muter lihat keramaian. Berhenti sejenak di pasar. Awalnya sempat ada kejadian yang menyebalkan ketika harus parkir. Jalan disana sangatlah sempit, mobil harus saling mengalah saat berpapasan. Nah, disana itu jumpa sama anak muda "super bego" yang blagu dan tolol saat harus berpapasan mobil. Sebelah kiri mobilnya masih luas macam lapangan bola, dia malah sibuk klakson sampe seisi pasar menggema dengan tujuan agar Hie pindahkan mobil yang sudah diparkir. Ketimbang terjadi pertumpahan darah didaerah yang indah itu, akhirnya Hie maju'in dikit mobil. Tapi emang dasar dia itu manusia yang terlahir untuk jadi tolol, tetap aja masih klakson. Gak lama ada seorang bapak yang jerit ke manusia tolol itu. Eee,akhirnya dia ngerti kalo sebelah kirinya masih lapang macam lapangan bola. Ternyata kalo yang namanya manusia tolol itu harus dijerit dulu baru bisa mengerti. [ Sayang Hie lupa foto mobilnya untuk diposting disini ]
Sore sekitar jam 17.20, kita udah balik ke kamar dan sebagian mulai sibuk ganti kostum. Tujuannya apalagi kalo bukan : menambah pencemaran di Danau Toba dengan daki-daki kami semua (hahahaa...)
Malam harinya kami isi dengan kegiatan ketawa dan ketawa... ^_^ hanya Tuhan yang bisa mengerti apa yang telah kami makan. (perasaan gak makan apa-apa deh! apa karena makan rendang? ato karena pete? gak mungkin karena makan nasi putih kan?!)
Oh ya, ternyata di P.Samosir ada restoran untuk vegetarian loh! Malamnya kita ada mampir kesana. Suasana rumah makan itu luar biasa. Sangat asri dan pemandangannya luar biasa. Kalau sore bisa makan sambil lihat ke Danau dari ketinggian. Cocok buat anda yang mau melamar pacar anda. (hahaha...) Nama restoran itu JUWITA. Ibu pemilik restoran itu ramah banget. Bagi teman-teman yang ada ke P.Samosir boleh coba nih restoran. Dijamin puas. Karena harga makanan dan minumannya tidak terlalu mahal. Untuk pemandangan dan suasananya kita kasi 2 jempol!
Hari kedua di P.Samosir kami mulai di pagi buta, jam 5 pagi! Ada yang sibuk mandi, sibuk masak, cuman Ayoka yang sibuk tidur karena malam tidak nyenyak. Jam 7.30 kita udah tiba di pelabuhan. Kita mobil yang kedua masuk pelabuhan. Ternyata kapal trip pertama sudah jalan. Kita telat beberapa menit. Rencana untuk melihat Taman Eden 100 terpaksa dibatalkan. Kita naik feri trip berikutnya, jam 10. Setibanya di Prapat, berhenti sejenak di pom bensin untuk pipis dan ganti popok Ayoka. Perjalanan dilanjutkan ke Siantar.
Awalnya ada rencana mau ke ZOO. Ya, sekedar nyapa sodara tua kita si-nyemot itu. Tapi rencana ini juga batal, karena kejadian ban belakang sebelah kiri yang kempes. Seisi mobil yang sudah mengantuk sontak terbangun. Berhenti ditepi jalan, keluar sedikit keringat, ban serap dikeluarkan dan diganti. Perjalanan kemudian dilanjutkan untuk mencari tempat tempel ban. Setelah urusan tempel-menempel dan tambah angin selesai, mobil segera meluncur ke kota Tebing Tinggi untuk mencari tempat makan. Saat itu jam sudah menunjuk pukul 15.00 lewat. Semua perut sudah menyanyikan lagu "isabela sesak berak". Habis makan, singgah ke rumah bibinya Vie. Sekedar duduk di kedai kopi yang menjadi usaha bibinya Vie untuk melepas lelah. Tak sampai 1 jam perjalanan pulang menuju Medan dimulai. Sepanjang perjalanan hanya ada tawa dan tawa. Tiba di Medan hampir jam 19.00. Perut keroncongan dan Yenni kita todong. Akhirnya dengan pasrah Yenni mentraktir kita makan malam. Seisi restoran tutup hidung saat kita masuk. (hahaha... joke lah).
Selesai sudah liburan yang penuh tawa kali ini. Vie sendiri berniat kesana selain untuk berlibur juga berniat untuk singgah di restoran JUWITA, sekedar memberikan bumbu vege dan tukar info soal menu vege. Ya, semoga aja segera terwujud ya...
Sampai jumpa lagi di petualangan kami yang berikutnya ^_^

Vie dan Ayoka di Pelabuhan Ajibata, Kota Prapat

Vie dan Ayoka di atas kapal feri

Perjalanan menuju Pulau Samosir dari atas feri

Pemandangan yang indah sepanjang perjalanan menuju ke hotel ; Hie & Ayoka (lagi bobok) di depan hotel Ambaroba (bukan Amoeba)

Sunrise (beautiful) ; Vie & Ayoka di pelabuhan

Ayoka in action ; Ayoka lagi kenalan dengan bayi yang jadi penumpang di feri menuju Prapat

Buat teman-teman ku yang tidak bisa posting foto kalian semoga blog ini bisa jadi tempat mu untuk mengobati semua luka itu. Apalah daya, semua ini bukan kehendak Tuhan, tapi adalah kehendak kita sendiri. wakakaka... peace man!

Wednesday, July 15, 2009

My First Teeth

Beberapa waktu yang lalu Hie melihat kalau gigi Ayoka bagian bawah sudah mulai tumbuh. Awalnya Vie dan Emak rada-rada gak percaya, saat Hie kasi tau. Karena mereka berpikir Ayoka kan masih jalan 8 bulan, kok udah tumbuh gigi? Mungkin mereka lupa kalo Ayoka ini kan bayi ajaib, hehehe... ^_^

Banyak hal baru yang terus terjadi setiap harinya pada Ayoka. Hie merasa kalau perkembangan Ayoka itu terjadi hampir disetiap jam! Kemarin rasanya baru bisa merangkak. Ee, sekarang udah bisa berdiri dengan memegang sesuatu dan mulai belajar untuk berpindah tempat. Makin hari semakin bertambah lucu aja nih anak. Belakangan juga makin bawel. Kadang suka ngomong sendiri, nyanyi sendiri, dengan nada dan irama yang gak jelas (^_^), udah itu kalo bangun tidur langsung berdiri di tepian box tidurnya dan manggil-manggil untuk minta digendong. Paling suka main'in kertas, semua kertas tagihan Hp dan kartu kredit yang ada di meja gak ada yang berbentuk rapi lagi. Lebih jelasnya, kita simak aja deh perkembangan Ayoka belakangan ini.
Tersenyum lebar dengan giginya yang cuma satu

Dengan mulutnya, Ayoka suka muter-muter dodotnya
Mulai suka manjat dan gak pernah kapok saat jatuh
Suka memperhatikan hal-hal kecil
Manjat meja dan berantakin semuanya!
Lagi doyan manjat tangga juga...

Tuesday, June 30, 2009

8 Months

Hari ini Ayoka genap berumur 8 bulan. Wah makin banyak aja akal anak ini. Kadang Vie merasa lucu melihat gerak geriknya yang suka perhatiin kita. Ayoka dah bisa merangkak dengan cepat kadang kita baru mengalihkan perhatian kearah lain pas baliknya dah hilang tuh anak. Beberapa hari yang lalu, Ayoka demam. Wah kita yang melihatnya kasihan banget abis ngak biasa karena anak ini biasa lincah banget jadi lemas ngak ada suara. Apalagi pas demamnya hampir mencapai 38 deg C. Dah gitu ngak mau mik susu lagi mau gimana minum obat kalo perutnya ngak terisi. Bener2 merasakan paniknya jadi orang tua jika anak mereka demam. Untung aja hanya 2 hari demamnya dah turun dan sekarang Ayoka jadi lincah seperti dulu. Mungkin kemarin demam karena dah mau tumbuh gigi ya. Hehe ...
Sekarang ini Ayoka lagi belajar untuk berdiri. Kalo dah merangkak ke arah meja pas tangannya terpegang meja pasti langsung berdiri sambil cari barang apa yang ada diatas meja yang bisa diambilnya. Dari 2 hari yang lalu dah mulai bisa panggil Mama ... kadang2 sekilas terdengar dia panggil emm ... pa ... mau panggil papanya kali. Padahal Vie denger dari orang kalo bayi baru belajar ngomong pasti yang pertama yang dipanggilnya yaitu papa karena lebih mudah. Ehhh ... tapi kok Ayoka panggil mama duluan ya ???

Ayoka suka banget ama pure wortel, brokoli, apel dan pear. Kemarin Vie coba kasih makan pure buncis tapi ngak mau dia mungkin karena masih rasa baru. Jadi terasa nano2 arr ... Rambutnya dah panjang banget dah lewat bahunya hehe ... kadang Vie ikat atas n bawah biar ngak kepanasan.
Disamping ini, foto yang kita ambil setelah kita pulang dari Air Terjun 2 Warna. Hie iseng mengikatkan bandana Vie ke kepalanya Ayoka. Lucu ngak ? Hehe ...
Vie doain semoga Ayoka tambah pinter, sehat selalu dan selalu gemesin. Hehe ...

Monday, June 29, 2009

Air Terjun 2 Warna

Tanggal 27,28 Juni 2009 akan jadi hari yang tak terlupakan bagi Hie dan Vie. Karena pada dua hari itu kita bersama Muda-i HE TEK melakukan tracking, backpack, dan camp di Air Terjun 2 Warna. Lokasi ini kami tempuh sekitar 5 jam perjalanan dari Gerbang Jagawana, Sibolangit - Brastagi. Sepanjang perjalanan hanya ada pepohonan yang rindang. Sungguh indah dan menyejukkan mata. Untuk kegiatan kali ini direncanakan oleh Hie sendiri, dengan bantuan dari beberapa petunjuk jalan dari Kawah Outdoor.
Indahnya Air Terjun dan lokasi disekitarnya tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Kita yang begitu tiba disana langsung berteriak dan memutar kepala melihat sekeliling. "LUAR BIASA...", hanya ini yang dapat terucap.








Monday, June 22, 2009

Vie and Mio nya

Alo teman-teman 'n sodare-sodare yang sering intip blog kita. Udah lama ya gak ada cerita tentang Hie dan Vie di blog ini. Nah, kali ini Hie mo bagi cerita tentang perkembang dari Vie. Bukan cuman Ayoka aja loh yang sedang berkembang, tapi Vie juga (hahaha).
Sejak Februari lalu, Hie ada menghadiahkan motor Mio buat Vie. Sejak dari Februari itu sampai sekarang ini Vie udah banyak kemajuan dalam membawa motor kesayangannya itu. Rute awal Hie untuk mengajari Vie adalah saat pulang dari Fo Thang. Biasanya setiap malam Rabu atau Kamis kita pulang dari FO Thang uda sekitar jam 10 malam. Jalanan udah pada sepi. Terpikir niat untuk 'ngajarin Vie balap liar. Untung aja teringat dosa, kalau enggak mungkin Vie sekarang udah jadi pembalap (hehehe). Jarak dari Fo Thang ke rumah sekitar 1,1 km. Awalnya Vie agak grogi, karena kalo biasanya meluk sekarang gantian dipeluk.
Kalo awalnya practice race cuman seminggu sekali. Maka makin hari makin ditambah, begitu juga dengan jarak tempuhnya. Minggu pagi saat inang-inang mau ke pasar, kita berdua juga udah muter-muter jalan dengan Vie didepan dan Hie dibelakang menuju ke pasar juga.
(Beberapa bulan kemudian...) ENG, ING, ENG!
Vie udah makin mahir bawa Mionya. Terkadang Vie suka tancap gas saat tikungan lalu menyalip Komeng dan Valentino Rossi. Tapi saat terbangun baru sadar, semua itu cuman mimpi (hahaha). Jarak tempuh yang paling jauh adalah saat kita pulang dari SUN Plaza. Vie yang bawa motor dan Hie duduk manis dibelakang sambil tersenyum. Namun jauh di lubuk hati, Hie sebenarnya sedang berdoa dan memanggil semua nama Dewa Buddha berulang-ulang (hahaha candalah). Sekarang ini terkadang Vie berangkat sendiri ke pasar ato ke Fo Thang dengan Mio nya. Berikut ini Hie posting sebuah video saat Vie lagi bawa Mio nya dari kantor menuju ke RM.Medan Vegetarian. Gimana? Vie udah mahir kan? Bagi promotor balap yang berminat, silahkan hubungi kami (hihihihi).

Pesan Hie buat Anda : Berkendaraan dengan hati-hati, pake helm, kalo gak ada polisi bolehlah sesekali nerobos lampu merah (hihihi jokelah), jangan lupa bawa selalu surat kawin dan surat kendaraan anda. Satu hal lagi, sebelum jalan baca doa dulu. Selamat berkendaraan. Bila ada masalah, bawa ke bengkel terdekat.